Dana LPM, Membuka Ruang Masyarakat Berwirausaha
Melalui Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Pemerintah Kelurahan Nangameting, Maumere, NTT, membuka ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan wirausahanya mereka.
Program ini diutamakan pada usaha ekonomi produktif, yaitu peternakan, pertanian, dan usaha dagang.
Tujuan utamanya adalah untuk menurunkan penduduk miskin dan angka pengangguran.
Selasa (30/9/2014), Lurah Nangameting Jerry Moa mengungkapkan, “Sejak tahun 2008, dana pembangunan Kelurahan Nangameting sudah berputar ke tangan masyarakat. Sedangkan, modal awal yang dikelola LPM tahun 2008 sebesar Rp 20 juta dan terus berkembang hingga mencapai Rp 100 juta di awal tahun 2014.
“Dengan banyak warga yang memilih meminjam modal di bank atau koperasi, banyak tudingan miring bahwa dana hasil meminjam tersebut tidak dimanfaatkan dengan baik. Dan dari situ, banyak uang wirausaha pinjaman tidak mendapat hasil apa-apa,” imbuh Jerry.
Jerry menegaskan perkembangan dan pembangunan yang dikelola LPM di Kelurahan Nangameting cukup memuaskan. Walaupun jumlahnya terbatas, dengan dana yang ada kini telah membangkitkan puluhan pedagang kios dan 8 kelompok wirausaha.
Untuk dana perorangan maksimal Rp 10 juta dan untuk kelompok Rp 20 juta.
“Dengan tingkat bunga setengah persen, banyak beberapa warga terbantu dan justru tidak merasa terbebani oleh dana tersebut,” terang Jerry.

0 komentar :
Posting Komentar