Flash News
Mega Menu

Bali Target Lahirkan 10 Ribu Wirausahawan


Junior Chamber International (JCI) siap mencetak wirausahawan muda sebanyak-banyaknya di Pulau Bali.

Bahkan, JCI menargetkan mampu melahirkan 10 ribu wirausahawan muda, selambatnya tiga tahun ke depan.

"Saat ini baru 0,24 persen atau sekitar 3 ribu generasi muda yang berjiwa wirausaha. Ke depannya, dalam jangka tiga tahun nanti akan ditingkatkan lagi dari target sekitar 4 ribu wirausahawan baru menjadi sekitar 10 ribuan wirausahawan muda. Jadi tinggal 7 ribu wirausahawan muda kita ciptakan," jelas Sekjen JCI Nasional Ida Bagus Agung Gunarthawa di Denpasar, Bali, Kamis (09/10/2014).

Menurut Gus Oka Gunarthawa, sebagai organisasi anak muda, tentunya sasaran program dan target segmen yang digarap JCI adalah pelajar dan generasi muda lainnya.

Apalagi, mengingat tantangan yang dihadapi masa kini dan ke depan adalah pertarungan kompetisi di segala bidang seiring masuknya era Perdagangan Bebas Masyarakat Ekonomi ASEAN.

"JCI akan fokus meningkatkan kualitas anggotanya karena yang akan bisa memenangkan pertarungan adalah mereka yang memiliki kualitas yang unggul," tegasnya.

Terkait gerakan sejuta wirausahawan yang digagas JCI pusat, cabang organisasi ini di Bali merekrut anggota sebanyak mungkin, terutama dari kalangan pelajar dan generasi muda lainnya lewat beberapa pendekatan seperti program GWS dan berbagai pelatihan.

"Kita akan salurkan potensi yang ada agar bisa bersaing ke dunia internasional dengan jaringan akses yang dimiliki JCI, mengingat  JCI memiliki jaringan atau network di lebih darii 120 negara dan 5.000 cabang maka," tambah Gunarthwa.

Gunarthwa memaparkan, ada empat pilar yang akan menjadikan SDM unggul siap berkompetisi di panggung global. Empat pilar itu antara lain mengoptimalisasi produk, stabilitas permodalan, manajerial, dan pemasaran.

"Salah satu program yang dirancang adalah pembuatan website. Selain itu, kita tengah melakukan penjajagan pasar ke beberapa negara yang cukup potensial seperti Amerika, China, Korea dan negara lainnya," tegasnya.

Namun, ia mengakui selama ini mereka terkendala pada bahasa asing sehingga diharapkan anggota JCI atau wirausahawan muda nantinya, selain keterampilan manajerial yang cukup, juga dibekali kemampuan berbahasa Inggris dan China.

0 komentar :

Posting Komentar